BRMP Bali Perkenalkan VUB Inpago 13 Fortis di Subak Cita Gianyar untuk Dukung Program PM-AAS
GIANYAR, 9 Juli 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali terus mendorong penerapan inovasi pertanian melalui pengenalan Varietas Unggul Baru (VUB) padi gogo Inpago 13 Fortis di Subak Cita, Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pelaksanaan program Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS).
Dalam kegiatan tersebut, BRMP Bali menyerahkan bantuan benih padi Inpago 13 Fortis sebanyak 10 kilogram kepada Pekaseh Subak Cita. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Blahbatuh dan didampingi oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sebagai bentuk komitmen dalam mengawali penerapan teknologi perbenihan modern di tingkat petani.
Kegiatan ini dihadiri oleh tim BRMP Bali, penyuluh pertanian dari BPP Kecamatan Blahbatuh, Pekaseh Subak Cita, serta petani pelaksana demplot.
Benih yang diserahkan akan dimanfaatkan pada lahan demonstrasi plot (demplot) seluas sekitar 0,10 hektare. Demplot tersebut diharapkan menjadi pusat percontohan sekaligus media diseminasi VUB Inpago 13 Fortis kepada petani di wilayah sekitar. Berdasarkan hasil koordinasi, penanaman demplot dijadwalkan mulai pada awal Agustus 2026.
Penyuluh Pertanian Ahli Madya BRMP Bali, I Made Sukadana, S.P., M.P., menjelaskan bahwa varietas Inpago 13 Fortis dipilih karena memiliki daya adaptasi yang baik terhadap kondisi lingkungan, potensi hasil yang tinggi, serta kandungan seng (Zn) yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas gizi.
"Demplot seluas 0,10 hektare ini diharapkan menjadi pemicu bagi petani untuk mengadopsi varietas unggul secara lebih luas, mengingat potensi pengembangan areal tanam di Subak Cita mencapai sekitar 33,22 hektare," ujarnya.
Sebagai bentuk pendampingan, BRMP Bali akan terus memberikan pengawalan teknis kepada petani, mulai dari persiapan lahan, teknik budidaya, hingga pemeliharaan tanaman. Pendampingan ini diharapkan mampu mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan sekaligus meningkatkan produktivitas padi gogo.
Pekaseh Subak Cita, I Wayan Budi Adnyana, menyampaikan apresiasi kepada BRMP Bali dan BPP Kecamatan Blahbatuh atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, penanaman demplot Inpago 13 Fortis yang direncanakan pada awal Agustus 2026 diharapkan menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani di Desa Bona.
Sinergi antara inovasi teknologi dari BRMP Bali, pendampingan teknis dari BPP Kecamatan Blahbatuh, serta kearifan lokal sistem Subak diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha tani, mengoptimalkan hasil panen, menghemat kebutuhan air irigasi, serta mendukung percepatan program swasembada pangan nasional.
Kegiatan pengenalan VUB Inpago 13 Fortis di Subak Cita mendapat sambutan positif dari petani dan pengurus subak. Kehadiran varietas unggul ini diharapkan menjadi harapan baru bagi pengembangan pertanian di Kecamatan Blahbatuh yang lebih produktif, adaptif terhadap perubahan iklim, dan berkelanjutan.
Penulis: I Made Sukadana & Tim LTT Kabupaten Gianyar.